Sudah hampir sehari, tiada goyang, tiada berisik datang di telingaku, tiada pun rintik kesejukan mendenting, semua diam mengikuti dirimu.
Sedetikpun engkau diam, angin telah berhenti berlari, debu berhenti beterbangan, dan burung-burung kehilangan keceriaannya, apalagi sehari dirimu engkau pendam.
Bunga menjadi layu, semut-semut menjadi enggan keluar mencari makan, tertunduk dan tertidur, terbenam semagatnya bersama dirimu [...]
