Hadiah dari seorang teman.
Entah bagaimana kutiba di hari ini,
Berjalan meniti hari mengikut kehendak hati,
Hingga kujumpai seorang bidadari,
Duduk menatap taman diterangi mentari.
Kusapa dan kuberdiri terhenyak,
Behenti terasa jantungku berdetak,
Bidadari tersenyum bagai hujan menutup bumi yang retak.
Bidadari tersenyum ramah,
Senyumnya tiada mendung teramat cerah,
Dalam permadani wajah berhias mawar merah,
Tersungging mempesona bagai bunga merekah,
O bidadari, dirimu sungguh indah.
Bintang-bintang kulihat bertebaran dalam dua langit hitam di matamu,
Bunga-bunga mekar teramat indah muncul dalam setiap senyummu,
Sejuta daun lentik berwarna cerah menjadi bulu matamu,
Berhias keindahan perca permata pagi yang bertebaran di sekujur tubuhmu,
Semua keindahan hatimu berpadu dengan taman yang ada di depamu.
O Bidadari,
Darimu pencipta tampakkan keindahan sejati,
Khan terkenang hingga akhir hidup nanti.
Salam bahagia

I couldn