Hujan telah beranjak pergi dan tak jelas kapan dia kembali, disusul suara kilat dan gemuruh menggelegar, datang dia kaa di telinganya tersampai kabar, jika hari yang lengas telah membakar.
Keringat telah mengucur, hanya merayap di badan yang diam membujur, disusul mata yang kian kendur.
Kesegaran yang berbinar di pagi hari, terperas airnya hingga ke segenap gua terdalam, menguap kelangit biru tiada batas, menyisakan mata yang kian sayu, dan badan yang lemas bagai cabai layu.
salam bahagia
