Matamu teramat sejuk,
berdiri tegar dalam terpaan panas dunia,
menenggelamkan lengasnya kota dalam lautan keteduhan.
Bicaramu tiada banyak,
mengucap kerinduan dengan beberapa kata,
tersusun dalam kata-kata yang halus.
Berdiri dengan kesederhanaan kecantikan,
tiada hias di leher dan telinga,
dan mungkin …
berhias kerak yang menjadikanmu dapat tumbuh menghadapi panasnya gurun.
Bidadari kamboja, engkau teramat teduh,
menebar kedamaian hati menenggelamkan keresahan,
menjanjikan ketenangan abadi,
tak berujung hari.
Salam bahagia
baca juga: Mengapa Bunga Kamboja?
