Hari ini, kuterbangun agak siang,
maafkan, karena ada beban mengambang,
dalam pikiran yang menerawang,
menghuni pikiran yang menatap bimbang,
akankah perahu ketulusanku engkau buang,
akankah haluan terpaksa kutendang,
mengarah ke arah lain pandang,
atas kebimbangan menghadang.
telah sekian lama aku mendayung,
memupuk ketulusan dan cinta untukmu,
tuk mewujudkan impian sebuah cinta agung,
cinta dimana ketulusan bersambut ketulusan,
cinta yang terang berenda pelangi,
ingin kubawakan tuk pembawa embun di hati,
yang kugayut meniti perjalanan,
memberi variasi hari dan impian saat termenung,
memberi kepuasan atas rasa sejuta bumbu,
berintikan setia abadi yang kutanggung.
pagi ini, dalam kelesuan bangunku,
engkau nyalakan api semangat yang padam,
dengan sebuah percikkan semangatmu,
menghapus dingin kelamnya malam.
embun hatiku, terima kasih telah kauberikan keindahan,
menghentikan kelam yang menyeruak di depan pandangan,
dengan kasihmu telah kau hapus kepenatan,
dengan senyummu telah kau terangi duniaku dalam kejelasan,
dirimu, bias inspirasi atas hari ini dan masa depan.
==
salam bahagia
